Atma Jaya

Awards
Tagline


ENG | IND
 
Berita Kegiatan di SD Starda Cakung

Berita Keg di SD Starda Cakung
Pada tanggal 22 Oktober 2011 Pusat Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran melakukan Promosi kesehatan di SD Strada Cakung Bekasi. Tim dari Universitas Atma Jaya ini dipimpin oleh Bapak Eduardus Hena dan Ibu Liling Pudjlestari. Sedangkan tim dari Mahasiswa Kedoteran yang tergabung dalam kelompok Dabin dan HACCP dikoordinatori oleh Yohana.

Promosi Kesehatan merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat melalui proses pembelajaran bersama masyarakat, khususnya masyarakat pendidikan di sekolah. Promosi kesehatan ini dilakukan agar mereka dapat menolong dirinya sendiri, serta mengembangkan kegiatan yang bersumber pada masyarakat, sesuai dengan kondisi sosial budaya setempat dan didukung oleh kebijakan secara internal maupun lingkungannya yang berwawasan kesehatan. Dalam konteks menolong diri sendiri dimaksudkan bahwa Masyarakat sekolah mampu berperilaku mencegah timbulnya masalah-masalah kesehatan, memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan serta mampu pula berperilaku mengatasi apabila masalah kesehatan tersebut terlanjur terjadi di lingkungan mereka.


Menurut H. L. Blum, derajat kesehatan manusia dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu lingkungan, perilaku, pelayanan medis dan keturunan. Yang sangat besar pengaruhnya adalah keadaan lingkungan yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan dan perilaku masyarakat yang merugikan kesehatan. Dengan mendasarkan pada pandangan H.L.Blum tersebut maka promosi kesehatan ditekankan pada Promosi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.

 

Pelaksanaan Promosi PHBS disesuaikan dengan   kesiapan sekolah, sumber daya maupun kondisinya. Materi PHBS yang diberikan disesuaikan dengan kehidupan nyata sehari-hari, ditekankan pada pengembangan pengetahuan, sikap dan ketrampilan. Materi dikemas dalam bentuk ceramah, panggung bonekadan games. Pendekatan yang digunakan partisipatif – interaktif dengan ‘child centered’, dengan games, gerak dan lagu, serta praktek cuci tangan. Promosi PHBS ditekankan pada pesan - pesan kunci agar mudah diterima dan dipahami oleh semua siswa dan juga guru yang mendampingi.

 

Tahap perkembangan siswa mejadi pertimbangan penting dalam memilih metode. Kelas satu dan dua dengan bernyanyi bersama dan mengapresiasi keterlibatan mereka dengan hadiah. Acara makan bersama dengan konsep gizi seimbang, nilai sosial dalam pelaksanaan  perlu diintrodusir dengan nilai kesehatan yang diperkuat dengan perilaku cuci tangan sebelum dan sesudahnya. “Mulai sekarang, makan bersama harus diawali dan diakhiri dengan cuci tangan….” Kata guru kelas satu yaitu Ibu Melani yang biasa dipanggil Ibu Lani.

Berita Keg di SD Starda Cakung2Kelas tiga dan empat menggunakan media panggung boneka dan gerak lagu untuk menyampaikan pesan-pesan kunci. Kelas lima dan enam menyampaikan konsep dan pesan penting dengan gambar-gambar di slide (LCD) dipadukan dengan lagu yang penuh pesan. Di kelompok kelas lima dan enam inilah Transmisi penyakit, Fecal Oral Transmission atau Diagram F disajikan. Peserta diajak memperhatikan rangkaian gambar-gambar yang menunjukkan rute perjalanan tinja sampai ke mulut dan menimbulkan penyakit. Memutus rantai penyakit dengan menyediakan jumlah dan mutu air dan cuci tangan secara benar.


Praktek Cuci Tangan diawali dengan cap tangan, tangan peserta diberikan cat air kemudian ditempelkan di kain dilanjutkan mencuci tangan sampai bersih dengan melakukan 7 langkah cuci tangan yang sudah diajarkan dan dipandu langsung oleh para mahasiswa kedokteran UAJ sebagai fasilitator.

 

Kegiatan ini dapat menjangkau 202 siswa yang ada di SD tersebut beserta dengan Guru dan Karyawannya.

 

”Ini merupakan pembelajaran baru yang menarik, baru pertama kali kami lakukan dan anak-anak sangat senang....” ungkap Bapak Totok sebagai Kepala Sekolah.

 

”Biasanya saya menjemput anak langsung pulang begitu anak keluar kelas, tapi ini saya sempatkan menunggui sebentar karena tertarik tampilan panggung boneka....” kata Ayah Bram (panggilan Abraham), siswa kelas dua. Dia menambahkan,”Semoga acara seperti ini bukan event yang pertama dan terakhir....”

 

Lontaran penuh harap dari wali murid di SD Strada Cakung ini tentu saja menjadi tantangan bagi Sekolah dan sekaligus Unika Atma Jaya yang telah mulai merintis relasi kerjasama dalam Pengabdian Masyarakat.

 

 
***