Atma Jaya

Awards
Tagline


ENG | IND
 
Peluncuran Aplikasi FLARE-Atma

Suasana seminar dan launching aplikasi augmented reality FLARE-Atma

 

Dalam rangka Hari Museum Internasional & Hari Lansia Nasional, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Unika Atma Jaya (FKIK UAJ) dan Museum Anatomi meluncurkan aplikasi Augmented Reality FLARE-Atma di Gedung Klara Asisi, Kamis (24/5).

 

FLARE adalah Fun Learning with Augmented Reality. Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat belajar mengenai fungsi otak dan mendapatkan informasi tentang Alzheimer melalui animasi 3D, berinteraksi dan bahkan melakukan selfie dengan pop-up animasi otak yang muncul.

 

Dr. dr. Yuda Turana, Sp.S selaku Dekan FKIK UAJ dalam sambutannya mengatakan, “Tantangan terbesar adalah bahwa tidak semua orang memiliki kesempatan untuk datang berkunjung ke Museum Anatomi untuk melihat langsung. Tetapi dengan era perkembangan teknologi, FKIK UAJ mengembangkan beberapa konsep pembelajaran yang memiliki konsep secara virtual dalam pembelajarannya, bisa dimana saja, salah satunya yaitu melalui gagdet.”

 

Dr. dr. Yuda Turana, Sp.S saat menyampaikan sambutannya

 

Seusai sambutan, acara diisi dengan seminar dari beberapa pakar anatomi dengan tema "Brain Degenerative, Alzheimer‘s & How to maintain Brain Health". Sesi pertama dibuka oleh dr. Herlina Uinarni, Sp. Rad. dengan topik “Anatomi Otak”. Ia mengatakan, otak merupakan salah satu organ yang paling vital pada tubuh manusia atau pusat kendali seluruh fungsi organ tubuh manusia.

 

“Otak merupakan organ yang penting, sebab jika otak dalam keadaan sehat maka tubuh dan mental pun akan terdorong untuk sehat pula. Sebaliknya, jika otak dalam keadaan kurang sehat maka kesehatan tubuh akan terganggu. Untuk itu, kita perlu memahami fungsi otak kita sendiri,” kata dr. Herlina.

 

Sesi kedua dibawakan oleh dr. Poppy Kristina Sasmita, Sp.S., M.Kes. mengenai “Kenali Gejala Demensia”. Ia menjelaskan bahwa proses penuaan otak merupakan bagian dari proses degenerasi pada seluruh organ tubuh.

 

“Demensia merupakan proses neurodegeneratif yang dapat menimbulkan gangguan memori. Hal ini dipengaruhi dua faktor, yaitu faktor endorgen, seperti anatomi, fisiologi, usia dan genetik. Sedangkan faktor eksogen seperti gaya hidup dan lingkungan,” ucap dr. Poppy.

 

dr. Poppy menyarankan beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mencegah demensia dini, seperti menjaga pola hidup sehat, mengelola stres, melatih otak, melaksanakan hobi sesuai kemampuan, dan merujuk ke dokter apabila menemukan gejala demensia.

 

Sesi ketiga dipandu oleh dr. Robi Irawan, M.Si. Pada sesi ini, dr. Robi menjelaskan dan mempraktikan cara kerja dari aplikasi Augmented Reality FLARE-Atma. Peserta diajak untuk belajar mengenai fungsi otak, mendapatkan informasi tentang Alzheimer melalui animasi 3D, serta berinteraksi dan bahkan melakukan selfie dengan pop-up animasi otak yang muncul.

 

Presentasi dan praktik penggunaan aplikasi augmented reality FLARE-Atma

 

Sesi keempat dilanjutkan oleh dr. Andre dengan topik “Menjaga Otak Tetap Sehat”. Ia menjelaskan bahwa otak perlu dijaga dengan beberapa cara, seperti mengetahui kesehatan diri sendiri, atur pola hidup sehat, dan senantiasa berkonsultasi ke dokter apabila ada gejala penyakit.

 

“Kita harus mengingat bahwa apa yang kita lakukan saat ini akan berisiko penting di kemudian hari nantinya,” ungkap dr. Andre.

 

Sesi terakhir diterangkan oleh dr. Liliana Sugiharto, M.S., PAK sebagai perintis Museum Anatomi. Ia menjelaskan sejarah singkat serta perkembangan Museum Anatomi hingga saat ini. Terhitung pada tahun ini, Museum Anatomi FKIK UAJ sudah memasuki 23 tahun.

 

dr. Liliana tetap berkomitmen menjadikan Museum Anatomi ini sebagai sarana pendidikan untuk masyarakat. "Museum Anatomi merupakan salah satu ciri khas sekaligus kebanggaan FKIK UAJ. Kami berharap Museum Anatomi ini dapat semakin berkarya untuk masyarakat, sekaligus memberikan nilai bagi perkembangan ilmu anatomi di Indonesia," kata dr. Liliana. (CTF)

Kalender
S S R K J S M
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30  
bottom