Atma Jaya

Awards
Tagline


ENG | IND
 
Membahas Peran Mindfulness Therapy Psikologi Profesi dalam Rangka Temu Ilmiah Reguler

Jakarta, 27 Agustus 2019 – Lebih dari 30 peserta mengikuti sesi temu ilmiah reguler dengan tema ‘Peran Mindfulness Therapy dalam Profesi Psikologi’ yang diselenggarakan oleh Prodi Magister Psikologi Profesi Unika Atma Jaya pada hari Selasa (27/08) yang bertempat di Gedung C, Kampus 1 Semanggi Unika Atma Jaya.  Kegiatan temu ilmiah ini mengundang Dr. dr. Rusdi Maslim, Sp. KJ., M.Kes., merupakan seorang Spesialis Kesehatan Jiwa dan juga penyusun buku saku berjudul ‘Pedoman Penggolongan Diagnosis Gangguan Jiwa’ (PDGJ). Beliau juga pernah berkarir di Departemen Kesehatan Jiwa selama 30 tahun.

 

 

Dr. dr. Rusdi Maslim, Sp. KJ., M.Kes. saat memberikan materi

 

Dalam kesempatan kali ini, dr. Rusdi membawakan materi Mindfulness Therapy dengan menggunakan metode pendekatan science base, berbeda dengan pendekatan normatif yang biasanya dilakukan oleh banyak kalangan pada umumnya. dr. Rusdi mengajak semua peserta yang hadir pada saat itu untuk berpikir mindfulness therapy yang dapat dimanfaatkan di profesi psikologi. Beliau memperkenalkan konsep mindfulness therapy ini sebagai cara yang mutakhir untuk menghadapi masalah-masalah sosial secara fundalmental. “Psikolgi Profesi bukan  hanya sekadar pekerjaan semata tetapi lebih daripada itu. Tugas kalian menjaga peradaban manusia, khususnya manusia Indonesia yang lebih maju dan unggul,” ujar beliau di tengah presentasinya.

Maka dari itu, dibutuhkan kecerdasan dan pencerahan dengan menggunakan pendekatan fundamental dan kontekstual untuk psikologi profesi ketika terjun di tengah masyarakat. Fundamental merupakan hal yang benar-benar dibutuhkan orang, sedangkan kontekstual merupakan penerapan nyata dari hal yang benar-benar dibutuhkan tersebut. Kemudian, beliau memberi contoh gaya hidup yang jamak pada masyarakat modern khususnya di beberapa kota di mana banyak faktor-faktor yang membuat orang  sakit. Stres dan konsumsi makanan adalah salah satu dari beberapa faktor yang memengaruhi kesehatan seseorang.

 

 

Suasana kegiatan acara

 

Berpikir secara fundamental adalah cara seseorang berpikir dengan kritis dalam menyikapi sesuatu dan tidak mudah terbawa arus sosial. Misalnya, seseorang yang mengalami gangguan jiwa secara fundamental mengalami hambatan perkembangan mental kapasitasnya. Peran psikologi profesi adalah membantu klien mereka agar memahami diri mereka sendiri sehingga dapat membantu perkembangan mental klien atau pasiennya. Dasar ilmu yang digunakan adalah mind science, yakni pendekatan secara scientist, berbeda dengan pendekatan umum yang digunakan seperti IQ, EQ, dan lain-lain. Dijelaskan juga mengenai alat ukur yang digunakannya untuk melihat perkembangan kapasitas mental pasien. Beliau juga  mengembangkan intervensi yang digunakan secara fundamental, salah satunya dengan mindfulness therapy.

Salah satu peserta, Rini, mengungkapka tambahan dan pencerahan sekaligus pelengkap dari ilmu yang sudah dia dapat selama ini. “Terkadang kita mengabaikan hal penting tentang mindfulness therapy ini. Kita sering kali menganggap klien kita sebagai objek semata yang kita ingin tangani dengan berbagai macam instruksi dan kita tidak pernah mencoba mengerti secara keseluruhan atau point of view dari klien atau pasien kita sendiri. Selama pendekatan seperti itu tidak dilakukan, apa yang akan diberikan oleh kita akan menjadi sia-sia saja,” ujarnya.

 

 

Dr. Theresia Indira Shanti, S.Psi., M.Si., Psikolog saat memberikan sambutan

 

Temu ilmiah reguler seperti ini memang merupakan agenda rutin dari Magister Psikologi Profesi, seperti yang diutarakan oleh Dr. Theresia Indira Shanti, S.Psi., M.Si., Psikolog “Program seperti ini memang rutin kami lakukan, tujuannya untuk menghidupkan atmosfer akademik di Magister Psikologi Profesi. Untuk tema acaranya sendiri kami selalu mengangkat topik yang up-to-date yang telah kami siapkan beberapa bulan sebelumnya. Temu ilmiah seperti ini juga wajib diikuti oleh mahasiswa, namun mulai tahun ini telah dibuka secara umum dengan tujuan memberikan gambaran kegiatan apa saja yang dilakukan oleh Magister Psikologi Profesi, ” ujar beliau. (SG)

 

 

Foto bersama di akhir acara

Kalender
S S R K J S M
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30  
bottom