Atma Jaya

Awards
Tagline


ENG | IND
 
Citizen National Forum & Social Action Project Bali

Empat Mahasiswa Unika Atma Jaya yang mewakili organisasi mahasiswa

 

Unika Atma Jaya Jakarta merupakan universitas yang menjunjung tinggi nilai Kristiani, Unggul,  Profesional, dan, Peduli (KUPP) dalam mendidik para mahasiswa dan seluruh elemen di dalamnya. Salah satu contohnya, banyak kegiatan sosial yang diadakan oleh mahasiswa Unika Atma Jaya Jakarta yang ditujukan kepada yayasan panti asuhan, rumah sakit dan desa binaan. Hal ini dapat membuktikan bahwa mahasiswa Unika Atma Jaya sudah memiliki nilai kristiani dan kepedulian terhadap pihak yang lemah. Disini mahasiswa tidak melakukan aksi nyatanya secara individualis tetapi juga dengan adanya wadah yang diberikan melalui organisasi mahasiswa (ormawa). Biro Kemahasiswaan, Alumni dan Pemimbingan Karier Mahasiswa atau yang lebih dikenal sebagai BKAK memberikan fasilitas kepada ormawa dalam menjankan aksi sosialnya sehingga dapat menciptakan kegiatan sosial yang berdampak bagi lingkungan sekitar. Salah satu yang menjadi unggulan, yaitu program  Active Citizen yang digagas oleh British Council. Lembaga tersebut sudah menjalin kerja sama dengan Unika Atma Jaya Jakarta lebih dari dua tahun. Kerja sama yang dilakukan dengan tujuan meningkatkan kreativitas mahasiswa dan kepekaan dalam melakukan aksi sosial.

 

Berangkat dari hal tersebut,  maka pada tanggal 6 September-8 September 2018, lima orang perwakilan ormawa Unika Atma Jaya Jakarta diberikan kesempatan untuk menjadi bagian dari acara Active Citizen National Forum & Social Action Project Showcase yang diselenggarakan di Bali. Adapula lima orang perwakilan ormawa tersebut, diantaranya Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Oase yang diwakilkan oleh Jessica Aurellia Koroh (Ilmu Komunikasi’16), LKMM diwakilkan oleh Hanna Natasha (Akuntansi’16) dan Mercy Herawati (Teknobiologi’17), Fodim diwakilkan oleh Clara Margaretha (Ilmu Komunikasi ’15) dan Wanachala diwakilkan oleh Nelson Zelig (Psikologi’14). Tujuan diselenggarakan kegiatan ini adalah untuk menjalin relasi dengan para peserta lainnya dari berbagai daerah di Indonesia dan juga diajak untuk semakin mendalami lagi bagaimana merancang sebuah aksi sosial dari hal yang sederhana.

 

 

Pada hari pertama, kegiatan baru dimulai pada sore hari dengan diawali perkenalan antar seluruh peserta Active Citizen dan ditutup dengan makan malam bersama di Hotel Santika. Secara singkat antara peserta, dimana peserta yang mengikuti  National Forum ini adalah peserta yang terpilih dan berhasil dalam melakukan kegiatan sosialnya bahkan memberikan dampak yang luar biasa bagi daerahnya masing-masing. Kegiatannya pun beragam, ada yang mengadakan kegiatan pembinaan desa dan menjadikan desa tersebut sebagai desa wisata, ada yang menggadakan bank sampah dan membuat kreativitas dari sampah daur ulang, ada yang memberdayakan masyarakat dan membuat kain tenun, ada pula yang membangun taman bacaan untuk daerahnya sendiri dan masih banyak kegiatan lainnya yang para peserta lakukan. Semua peserta Active Citizen beragam dan memiliki latar belakang yang berbeda setiap daerahnya. Setelah melakukan perkenalan dan briefing singkat untuk kegiatan esok harinya, dilanjutkan dengan makan mlam bersama di hotel.

 

Pada hari kedua, para peserta di ajak untuk mengikuti pelatihan di Geo Open Space milik Yayasan Wisu. Disana para peserta  diajak untuk melakukan riview mengenai kegiatan Active Citizen yang sebelumnya pernah dilakukan, dengan tujuan agar para peserta dapat mengingat kembali kegiatan tersebut dan dapat menerapkannya dalam  SAP (Social Action Project) hal pertama yang dilakukan adalah mengenal “diri sendiri”, siapa kita dan apa kemampuan kita, dan apa kelebihan dan kekurangan kita, berikutnya  “saya dan kamu”, dimana kita dapat berkomunikasi dan menyampaikan pesan dan memahami konteks, yang ketiga kita “mengenal kami” yang berarti mengetahui bagaimana memanfaatkan keterampilan orang lain, meningkatkan kemampuan, mengidentifikasi tantangan , kekuatan dan aset. Lalu terakhir merancang dan menjalnkan aksi sosial. Ketiga hal ini merupakan hal yang dasar dan penting dalam menjalankan SAP agar kita bisa belajar tidak hanya dari apa yang kita lihat tetapi  juga apa yang orang lain harapkan dan dapat berdampak. Setelah itu kami melakukan kegiatan show case  secara internal, dengan tujuan setiap peserta dapat saling mengenal kegiatan sosial satu sama lain dan dapat belajar dari komunitas masing-masing.

 

 

(Kunjungan ke Puri Taman Sari )

 

 

(Kunjungan ke IDEP)

 

Selanjutnya dalam agenda kegiatan active citizen hari ketiga, seluruh peserta melakukan kegiatan market place di Desa Nyambu yang menjadi tuan rumah dalam kegiatan market place. Disini setiap peserta memilki kesempatan untuk dapat menunjukan programnya masing-masing di depan media dan pemerintah setempat. Pelaksanaan kegiatan ini didukung oleh Diageo Indonesia, salah satu perusahaan penghasil bir, anggur dan wiski di Indonesia. sedikit informasi, Desa Nyambu merupakan salah satu desa binaan yang dirintis oleh i Britis Council dan Diageo Indonesia.  usai kegiatan  market place, peserta diajak untuk bersantai sembari menikmati keindahan Desa Nyambu. Adapula kegiatan yang dilakukan para peserta Active Citizen  di Desa Nyambu, diantaranya susur sepedah, susur sawah, dan susur budaya.

 

Dihari terakhir, seluruh peserta diajak untuk melakukan FGD ( Focuss Group Disscusion) mengenai apa tantangan yang dihadapi setiap komunitas masing-masing dan bagaimana menyelesaikan tantangan tersebut, didiskusikan secara bersama-sama dan hasilnya di presentasikan didepan para peserta lainnya. Tidak hanya itu, ada juga sesi sharing yang dilakukan bersama oleh Denpasar Film Festival mengenai pembuatan film dokumenter tentang keragaman Bali. Banyak hal yang didapatkan dari kegiatan Active Citizen National Forum, khususnya bagi mahasiswa Unika Atma Jaya Jakarta. Bukan hanya memiliki relasi dengan komunitas lain, tetapi juga mempelajari banyak ilmu-ilmu agar dapat menjadi warga negara yang aktif dan turut berperan dalam pembangunan negaranya. Kedepannya para peserta yang telah mengikuti kegiatan ini, diharapkan dapat membagikan dampak yang postif baik di dalam maupun di luar lingkungan komunitasnya masing-masing

Kalender
S S R K J S M
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30  
bottom