Atma Jaya

Awards
Tagline


ENG | IND
 

Home » Fakultas » Info Fakultas

Profil Dosen PSPD

Dokter Muda Program Studi Profesi Dokter dididik oleh dosen-dosen berkulialitas baik lulusan dalam Negeri dan Luar Negeri. Kualifikasi pendidikan dari Prof, Doktor, Magister dan Spesialis sesuai dengan bidang Ilmu. Selain pendidik dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Unika Atma Jaya, dokter muda juga dididik oleh dokter-dokter spesialis yang telah ditunjuk dan memenuhi kualifikasi di masing-masing rumah sakit Pendidikan (RS Pendidikan Utama, RS Satelit dan RS Afiliasi).

 

1. dr. Andre,Sp.S

dr. Andre,Sp.S merupakan dosen dan peneliti muda di Departemen Neurologi, Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. Saat ini merupakan Koordinator Kepaniteraan Klinik Neurologi di Rumah Sakit Atma Jaya Jakarta dan Ketua Blok Neuromuskuloskeletal untuk pendidikan S1. Aktif juga sebagai anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Dr. Andre telah mengikuti berbagai seminar dan pelatihan baik tingkat nasional dan internasional dengan peminatan kasus nyeri, demensia, neurofisiologi dan neurovaskular.

 

2. Dr. dr. Dharmady Agus, SpKJ

Dr. dr. Dharmady Agus, SpKJ, merupakan staf pengajar tetap dan peneliti pada Departemen Ilmu Kedokteran Jiwa dan Perilaku, FKIK Unika Atma Jaya. Jabatan Akademik saat ini adalah Lektor Kepala. Saat ini tercatat sebagai anggota IDI Jakarta Barat, anggota PDSKJI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia) DKI Jaya, dan anggota API (Asosiasi Psikogeriatri Indonesia). Beliau juga berperan aktif sebagai anggota KSKA (Kelompok Studi Kedokteran Adiksi) Unika Atma Jaya sejak 2014. Kegiatan lainnya yang digeluti adalah anggota Senat FKIK Unika Atma Jaya dalam Komisi Pendidikan dan Wahana Pendidikan, juga Tim Penilai Karya Ilmiah FKIK Unika Atma Jaya.

Beliau adalah lulusan S3 Ilmu Kedokteran FKUI pada tahun 2014 dengan judul disertasi “Keefektifan Terapi Kombinasi Vareniklin Tartrat dan Hipnosis Kedokteran Pada Individu Dengan Ketergantungan Nikotin Untuk Berhenti Merokok: Kajian terhadap Pengaruh Aspek Bio-Fisio-Psiko-Sosio-Demografi”. Beliau juga bekerja di RS Pendidikan Utama Atma Jaya sebagai Psikiater dengan minat khusus pada Psikiatri Adiksi dan Hipnosis Kedokteran. Keahlian lainnya yang juga dimiliki adalah sebagai penginterpretasi MMPI-2 (Minnesota Multiphasic Personality Inventory-2). Beliau adalah juga seorang Konselor untuk Mahasiswa FKIK Unika Atma Jaya.

 

3. dr. Rr. Josephine Retno Widayanti, Sp.S

dr. Rr. Josephine Retno Widayanti merupakan Dosen dan Peneliti di Departemen Neurologi, Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. Saat ini, Ketua POKDI Epilepsi di Perhimpunan Dokter Spesialis Neurologi (Perdossi) Cabang Banten. Ketua Blok Perawatan Paliatif di Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya sejak tahun 2016. Anggota kelompok studi Rencana Strategis “Perawatan Jangka Panjang ADB RETA 911: Memperkuat Kapasitas Negara-Negara Berkembang dalam Perawatan Lansia”. Koordinator bidang Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Klinik di RS Atma Jaya. Ketua Panitia ‘International Brain Research Organization (IBRO) Course in Neuroscience’ di Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya tahun 2017. Ketua Program Pendidikan Interprofesional di Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya tahun 2015-2017.  Penelitian berfokus pada Infeksi, Epilepsi, Perawatan Paliatif, Demensia, dan Lansia.

 

 

4.  dr. Luse,Sp.PD

dr. Luse merupakan pengajar dan peneliti pada Departemen Ilmu Penyakit Dalam, FKIK Unika Atma Jaya. Beliau menyelesaikan Program Pendidikan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung. Sejak tahun 2014, beliau merupakan anggota perhimpunan dokter spesialis penyakit dalam Indonesia. Sejak tahun 2018 sampai sekarang beliau sedang mengenyam pendidikan Subspesialis di bidang Endokrin Metabolisme dan Diabetes di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran. Penelitian beliau berfokus di bidang Endokrin Metabolisme dan Diabetes.

 

5. dr. Linda Suryakusuma, SpS, MA.

dr. Linda Suryakusuma, SpS, MA. Merupakan dosen dan peneliti di Departemen Neurologi, Fakultas Kedokteran, Unika Atma Jaya. Saat ini menjabat sebagai Kepala Departemen/ Kepala Kelompok Staf Medik Neurologi, RS Atma Jaya. Saat ini juga menjabat sebagai Ketua Komite Medik RS Atma Jaya. Sebelumnya dr. Linda Suryakusuma, SpS menjabat sebagai Ketua Komite Etik RS Atma Jaya, setelah menjalani pendidikan internasional European Master in Bioethics (KU Leuven/ Radboud University/ Padova University/ Bassel University).  Ia juga telah mengikuti berbagai seminar dan pelatihan nasional maupun internasional, dengan peminatan khusus di bidang neurovaskular, neurokognitif, neuroplastisitas dan neurorestorasi, serta mengenai isu bioetika terkait bidang neurologi.

 

6. Dr. dr. Lorettha Wijaya, Sp.KK

Dr. dr. Lorettha Wijaya, Sp.KK adalah pengajar pada Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin, FKIK Unika Atma Jaya sejak 2001. Beliau menjabat sebagai Kepala Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin antara 2004 sampai dengan 2015 serta Kepala Blok Organ Indera antara 2007 sampai dengan 2011. Antara 2011 sampai dengan 2014 sebagai anggota Subunit Kurikulum di Medical Education Unit beliau turut berperan dalam penyusunan kurikulum berbasis kompetensi FKIK Atma Jaya. Dr. Lorettha Wijaya memperoleh gelar Doktor dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada pada 2018 dengan disertasi berjudul “Pengaruh pemberian putih telur ayam pada penyembuhan luka kulit kronis diabetik: Studi in vitro pada model fibroblas glukosa tinggi dan in vivo pada luka kulit model tikus diabetik”. Beliau menjadi anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI). Saat ini beliau juga berkiprah sebagai Spesialis Kulit dan Kelamin serta membimbing mahasiswa kepaniteraan di RS Pendidikan Atma Jaya.

 

7. drg. Mora Octavia, Sp.Perio

drg. Mora Octavia, Sp.Perio merupakan staf pengajar di departemen Ilmu Penyakit Gigi dan Mulut FKIK Unika Atma Jaya dengan status jabatan akademik Asisten Ahli. Saat ini beliau menjabat sebagai Kepala Departemen dan Ketua Kelompok Medis Ilmu Penyakit Gigi dan Mulut dan Rumah Sakit Atma Jaya dari tahun 2016-sekarang. Di bidang pendidikan beliau aktif mengajar di kegiatan preklinik maupun kepaniteraan klinik,serta menjadi sekretaris salah satu blok di tahun kedua semester ganjil. Beliau pernah berpartisipasi dalam beberapa panitia seminar awam yang sudah dan yang akan diadakan, baik sebagai panitia maupun sebagai pembicara seminar, antara lain: panitia seminar ilmiah APSP (Asia-Pasific Society of Periodontology) tahun 2015, Dies Natalis ke-56 Atma Jaya tahun 2016, Seminar awam Pos Kesehatan Lanjut Usia Fakultas Kedokteran Unika Atma Jaya tahun 2017, seminar awam dan lomba inovasi nasional " Waspadai Virus Penyebab Kanker" tahun 2018, dan Road to Nobel Lecture 2019. Penelitian yang sudah dilakukan lebih berfokus kepada pencegahan dan tatalaksana penyakit periodontal baik secara lokal maupun sistemik, antara lain meneliti mengenai pengaruh frekuensi mengkonsumsi permen hisap yang mengandung isomalt dan zinc citrate terhadap pembentukan plak gigi, efekifitas tindakan skeling dan penghalusan akar terhadap parameter klinis dan populasi bakteri penyakit periodontal, serta pengaruh kontrol glikemik pada penderita diabetes mellitus terhadap perbaikan kesehatan jaringan periodontal. Saat ini beliau menjadi anggota kolegium IPERI (Ikatan Periodonsia Indonesia) dan ISID (Indonesian Symposium of Implant Dentistry).

 

8. drg Indriani Oktaria,Sp.Pros

drg Indriani Oktaria,Sp.Pros Merupakan staf pengajar di departemen Ilmu Penyakit Gigi dan Mulut FKIK Unika Atma Jaya dengan status jabatan akademik Tenaga Pengajar. Saat ini beliau menjabat sebagai staf pengajar di Fakultas Kedokteran Atma Jaya dan berpraktek di RS Atma jaya juga Di bidang pendidikan beliau aktif mengajar di kegiatan preklinik baik kegiatan PBL, SL dan perkuliahan serta kepaniteraan klinik dalam mendidik dokter muda yang bertugas di poli gigi dan mulut. Beliau pernah berpartisipasi dalam beberapa panitia seminar awam yang sudah dan yang akan diadakan, baik sebagai panitia maupun sebagai pembicara seminar, antara lain:  seminar ilmiah geriatri Atma Jaya tahun 2015, tim pengajar dalam rangka penerimaan mahasiswa baru 2018, serta melakukan beberapa kegiatan pengabdian masyarakat ( baksos) ke beberapa sekolah seperti PAUD Laohan Penjaringan 2017, sekolah SD Stella Maris 2018, sekolah Bina Talenta Graha (2016-2018) dan relawan – anggota Yayasan Alzheimer’s Indonesia. Penelitian yang sudah dilakukan lebih berfokus kepada pencegahan dan laporan kasus pada pasien dengan perawatan dental implant, antara lain meneliti mengenai pengaruh toksisitas terhadap kesehatan umum dan penelitian tentang profil kesehatan gigi pada anak masyarakat sekolah.Selain itu saat ini juga beliau mengikuti beberapa ceramah nasional dan internasional  seperti FDI  Manado 2018 sebagai pembicara, Peril Bandung dan PDGI Sukabumi. Saat ini beliau menjadi anggota kolegium IPROSI (Ikatan Prostodonsia Indonesia), PDGI ( Persatuan Dokter Gigi Indonesia) anggota cabang Jakarta Pusat dan ISID (Indonesian Symposium of Implant Dentistry).

 

9. dr.Riki Tenggara,Sp.PD-KGEH,FINASIM
dr. Riki Tenggara adalah pengajar, peneliti dan praktisi Kedokteran dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam dan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta Indonesia. Beliau bertugas di Departmen Ilmu Penyakit Dalam dan berpraktek sebagai klinisi dan praktisi Gastroenterologi Hepatologi dan Endoskopis di RS Akademik Atma Jaya Jakarta. Beliau pernah bekerja di tempat terpencil di pulau Timor sebagai dokter di layanan primer selama bertahun-tahun dan mengambil spesialisasi sebagai internis di Universitas Padjadjaran Bandung serta melanjutkan sebagai fellow Penyakit Dalam dalam organisasi PAPDI. Selanjutnya beliau menjadi konsultan di bidang Gastroenterologi di Universitas Indonesia pada tahun 2013. Beliau mempunyai ketertarikan di bidang infeksi gastroenterology terutama Helicobacter pylori dan GERD. Beliau juga menjadi anggota aktif dari organisasi profesi PEGI, PGI dan PPHI.
 

10. dr. Rensa, Sp.PD

dr. Rensa, Sp.PD merupakan pengajar dan peneliti pada Departemen Ilmu Penyakit Dalam, FKIK Unika Atma Jaya. Beliau bertugas pula sebagai Dokter Spesialis Penyakit Dalam-Konsultan Geriatri di RS Atma Jaya. Beliau menyelesaikan Program Pendidikan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (Bali, Indonesia). Sejak tahun 2016, beliau telah menerima gelar Fellows of Indonesian Society of Internal Medicine (FINASIM). Beliau juga telah menyelesaikan Program Pendidikan Dokter Subspesialis Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan merupakan anggota Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia (PERGEMI) sejak tahun 2018. Beliau merupakan salah satu inisiator Program Pembelajaran Interprofesional FK, bekerjasama dengan STIK Sint Carolus. Penelitian beliau berfokus di bidang Geriatri dan Gerontologi, dengan studi terakhir beliau mengenai Frailty pada populasi lanjut usia (lansia) di komunitas.

 

11. drg. F.X. Sri Rahayu Kustini, Sp.P.M.

drg. F.X. Sri Rahayu Kustini, Sp.P.M. adalah staf pengajar di departemen Ilmu Penyakit Gigi dan Mulut FKIK Unika Atma Jaya dengan status jabatan akademik Lektor Kepala. Beliau pernah menjabat sebagai kepala departemen dan ketua SMF Ilmu Penyakit Gigi dan Mulut sampai tahun 2016, aktif dalam kegiatan senat akademik, serta aktif menjadi pembicara seminar-seminar ilmiah. Saat ini beliau aktif mengajar perkuliahan preklinik dengan mata kuliah Kelainan Imunologi Rongga Mulut dan Infeksi Mukosa Mulut. Beliau juga berfokus dalam kegiatan di klinik yaitu membimbing dokter muda dalam kepaniteraan klinik di siklus Ilmu Penyakit Gigi dan Mulut baik dalam diskusi, journal reading, mini-c-ex, maupun menguji para dokter muda.

 

12. dr. Regina, Sp.KK

dr. Regina, Sp.KK adalah seorang pengajar di Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. Dia juga bekerja sebagai dokter klinisi di klinik Kulit dna Kelamin Rumah Sakit Atma Jaya. Dia memulai karirnya sebagai pengajar di FKIK Unika Atma jaya setelah lulus sebagai dokter umum dari universitas yang sama pada tahun 2011. Dia lalu melanjutkan pendidikan spesialisasinya di Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta sejak bulan Januari 2014 dan lulus pada Juli 2017. Dia meneliti efek serum fase bleeding siklus menstruasi pada aktivitas sel fibroblas dermis manusia sebagai penelitian tesisnya. Fokus penelitian yang diminatinya adalah mengenai penyakit kulit pada lansia dan geriatri. Dia juga berkontribusi membuat artikel online mengenai penyakit kulit dan perawatan kulit di situs penyakitkulit.org.

 

13. drg. Stephani Dwiyanti Indrasari, Sp.Perio

drg. Stephani Dwiyanti Indrasari, Sp.Perio, merupakan pengajar dan peneliti di Departemen Gigi dan Mulut, FKIK Unika Atma Jaya. Beliau menjadi anggota Ikatan Periodonsia Indonesia, Persatuan Dokter Gigi Indonesia, dan Indonesian Society of Implant Dentistry. Drg. Stephani mempunyai ketertarikan untuk meneliti hubungan infeksi periodontal dengan kondisi sistemik. Beliau pernah meneliti hubungan bakteri periodontal pada dental plak dengan status periodontal penderita penyakit jantung koroner. Saat ini, penelitian beliau berfokus kepada hubungan antara infeksi periodontal dengan Diabetes Mellitus tipe II.  

 

14. dr. Yunita  Maslim SpPD

dr. Yunita  Maslim SpPD bergabung sebagai staff pengajar FK UNIKA Atma Jaya sejak Juli 2006. Sebagai lulusan dokter umum yang dilahirkan oleh FK Atma Jaya, maka kembali ke almamater menjadi motivasinya. Selama 2006-2009 bekerja di Departemen/SMF Ilmu Penyakit Dalam (IPD) sebagai asisten dosen yang membantu bed-side teaching dokter muda, melakukan penelitian klinis dan laporan kasus. Pada tahun 2009, beliau mendapat First Winner of Merck Young Investigator Award in Basic Molecular Category pada Kongres Nasional Endokrinologi ke-8 di Bali. Beliau menempuh pendidikan lanjutan Profesi Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung pada Maret 2010-April 2014. Saat pendidikan lanjutan, beliau memperoleh pemenang pertama lomba poster pada Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan ke-8 IPD UNPAD dan hibah penelitian dari PAPDI Novell Scientific Award. Saat ini beliau mengajar dan meneliti dengan peminatan di bidang Reumatologi.

Kalender
S S R K J S M
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31
bottom