Atma Jaya

Awards
Tagline


ENG | IND
 

Home » Fakultas » Info Fakultas

Peraturan Akademik PSSK

1.         Proses Pembelajaran

a)      Mahasiswa harus mengikuti semua blok satu persatu secara berurutan dari semester pertama sampai dengan semester ketiga.

b)      Sebelum masuk tahun akademik III, blok tahun akademik I harus lulus semua.

c)      Sebelum masuk tahun akademik IV, blok tahun akademik II harus lulus semua.

 

2.          Penilaian Kelulusan Blok

a)      Ujian tulis

b)      Ujian praktikum

c)      Tutorial SCL (PBL, Jigsaw, CBL, PAL, dll)

d)      Tugas

e)      Keterampilan klinis (Skills Lab)

 

3.          Hasil Penilaian dari Blok (Setelah Yudisium)

a)      Nilai 0-44        :     E       (bobot 0, wajib mengulang blok)

b)      Nilai 45-54      :     D      (bobot 1, tidak lulus)

c)      Nilai 55-58      :     C      (bobot 2, lulus)

d)      Nilai 59-62      :     C+    (bobot 2,3, lulus)

e)      Nilai 63-66      :     B-     (bobot 2,7, lulus)

f)       Nilai 67-70      :     B      (bobot 3, lulus)

g)      Nilai 71-74      :     B+    (bobot 3,3, lulus)

h)      Nilai 75-79      :     A-     (bobot 3,7, lulus)

i)       Nilai 80-100    :     A      (bobot 4, lulus)

 

Pengertian Ulang Blok adalah mengikuti semua kegiatan blok secara utuh dari awal sampai akhir blok berupa perkuliahan, SCL, Skills lab, ujian dll. Apabila Kehadiran SCL dan SL <75% maka mahasiswa wajib mengulang blok. Ada persyaratan nilai minimal dari setiap unsur penilaian blok untuk dinyatakan dapat lulus blok.

 

4.          Kehadiran

Ketidakhadiran mahasiswa dalam tutorial (SCL) dan skills lab (SL) akan mempengaruhi penilaian.

 

5.          Ujian dan Ujian Susulan

  1. Mahasiswa yang akan mengikuti ujian diwajibkan membawa kartu mahasiswa. Bagi mahasiswa yang tidak membawa kartu mahasiswa, tidak diperkenankan mengikuti ujian.
  2. Mahasiswa yang akan mengikuti ujian tidak boleh terlambat atau salah ruang. Apabila terlambat atau salah ruang, maka dianggap tidak hadir atau tidak mengikuti ujian, dan tidak diberikan ujian susulan.
  3. Selama ujian berlangsung HP dan tas diletakkan di depan kelas (dalam ruangan)
  4. Setelah ujian selesai lembar soal dan LJK diletakkan di meja, dan pengawas yang mengambil.
  5. Mahasiswa bisa diberi ujian susulan apabila ketidakhadiran pada ujian sebelumnya disebabkan oleh:

a)      Yang bersangkutan menderita sakit (dibuktikan dengan memberikan surat keterangan sakit disertai resep dan kuitansi obat, serta melaporkannya ke koordinator tahun PSSK yang bersangkutan, paling lama 3 hari kerja sejak pelaksanaan ujian).

b)      Ada anggota keluarga inti (ayah, ibu, dan saudara kandung) yang meninggal.

c)      Mendapat tugas resmi dari Fakultas.

d)      Kondisi khusus yang disetujui oleh pimpinan Fakultas/Pimpinan Universitas. Misal: Banjir, Kerusuhan.

 

6.         Yudisium

Dilakukan pada setiap akhir semester, sesudah her. Bertujuan untuk menentukan apakah mahasiswa lulus, atau mengulang ujian, mengulang blok serta boleh tidaknya melanjutkan ke semester selanjutnya, atau DO (Drop Out).

 

Hasil Yudisium berupa:

  1. Mahasiswa dinyatakan lulus blok apabila mendapat nilai ≥ C
  2. Mahasiswa dinyatakan mengulang ujian apabila mendapat nilai blok D
  3. Mahasiswa mengulang blok jika:

a)      Kehadiran SCL dan SL < 75%

b)      Nilai blok setelah Her adalah E

c)      Terkena sanksi akademis

 

  1. Mahasiswa mengulang tahun jika:

a)      Pada akhir tahun I (semester 2) masa studi aktif, terdapat ≥3 blok tahun I gagal.

b)      Blok yang mendapat nilai < B wajib diulang

c)      Informasi biaya ulang tahun sesuai dengan biaya angkatan mahasiswa ybs

 

  1. Mahasiswa tidak naik tahun jika:

a)      Pada akhir tahun II (semester 4) masa studi aktif, terdapat ≥ 3 blok tahun II gagal

b)      Pada akhir tahun III (semester 6) masa studi aktif terdapat ≥ 1 blok tahun II gagal

 

Mahasiswa Drop Out (DO) jika:

a)      Pada akhir tahun I (semester 2) masa studi aktif, terdapat ≥ 5 blok gagal (5 dari 8 blok gagal)

b)      Pada akhir tahun II (semester 4) masa studi aktif, terdapat ≥ 1 blok tahun I gagal

c)      Pada akhir tahun IV (semester 8) masa studi aktif, terdapat ≥ 1 blok tahun II gagal

d)      Pada akhir tahun VII masa studi aktif terdapat ≥ 1 blok gagal (habis masa studi).

e)      Jika suatu blok mendapatkan nilai E 2x berturut-turut (setelah ulang blok)

f)       Masa studi tahun akademik pertama dan kedua lebih dari 4 tahun

g)      Melebihi batas masa studi (maksimal 7 tahun untuk Program Studi Sarjana Kedokteran dan maksimal 4 tahun untuk Program Studi Profesi Dokter

Catatan: Nilai yang digunakan adalah nilai terbaik.

 

7.          Lama Masa Studi

a)      Maksimal 13 semester untuk Program Studi Sarjana Kedokteran

b)      Maksimal 10 semester untuk Program Studi Profesi Dokter.

 

8.          Syarat Lulus S.Ked

a)      Lulus semua blok, OSCE dan SOCA

b)      Lulus Ujian Karya Tulis Ilmiah/KTI dan telah menyerahkan hasil revisi KTI

c)      Nilai TOEFL institusi minimal 450 berdasarkan ujian yang diselenggarakan oleh Unika Atma Jaya pada saat menjadi mahasiswa baru.

d)      Telah memperoleh 15 SKP (Sistem Kredit Partisipatoris).

 

9.          Beberapa Peraturan Akademik Khusus di FKIK Unika Atma Jaya yang Perlu Diperhatikan

9.1.        Hal terkait Nilai Blok

  1. Nilai Ujian Pertengahan Blok diumumkan setelah ujian pertengahan blok. Pengumuman nilai Mid berupa ANGKA.
  2. Ada syarat nilai minimum untuk dapat dinyatakan lulus blok dari masing-masing komponen penilaian dari blok.
  3. Nilai Akhir Blok diumumkan setelah ujian akhir blok. Pengumuman nilai akhir blok berupa HURUF.

 

9.2.        Peraturan terkait HER Blok

  1. Mahasiswa yang belum lulus diberikan kesempatan HER blok yang bersangkutan dalam waktu 1 – 2 minggu setelah blok berakhir.
  2. Mahasiswa yang ingin memperbaiki nilai blok (<B) dapat mengikut Her blok yang bersangkutan di akhir semester blok berjalan.
  3. HER berupa ujian tertulis atau praktikum dan materinya adalah sesuai dengan tujuan pembelajaran blok yang akan di-HER.
  4. HER tidak dipungut biaya. Nilai kelulusan maksimal nilai HER adalah B.
  5. Pendaftaran HER dapat dilakukan mulai pertengahan semester pada waktu yang ditentukan, dengan terlebih dahulu berkonsultasi ke pembimbing akademik dan memberikan bukti nilai yang sudah ada.
  6. Pengumuman hasil HER berupa Huruf. Nilai yang terdapat di KHS adalah nilai tertinggi setelah HER.

 

10.     Nilai

a)      Pengumuman nilai. Mahasiswa wajib melaporkan ketidaksesuaian nilai dalam waktu 2x24 jam setelah nilai diumumkan dalam sistem MyAtma. Apabila tidak ada laporan sampai batas waktu yang ditentukan, maka nilai yang tertera dalam sistem MyAtma dianggap sudah benar

b)      Jika tidak ada perbaikan nilai ujian praktikum atau ujian skills lab, nilai blok belum bisa diproses maka diberikan keterangan H (hutang), yang berarti belum memenuhi semua syarat yang diharuskan oleh blok bersangkutan. Apabila ada ujian praktikum atau ujian skills lab susulan, nilai bisa diproses; tetapi jika tidak ada ujian perbaikan tersebut maka nilai akhir dari mahasiswa tersebut adalah mengulang blok atau E. Mahasiswa yang mendapat nilai E karena tidak mengikuti ujian praktikum, tidak bisa mendaftar HER.

c)      Setiap komponen penilaian blok ada syarat nilai minimum yang harus dicapai.

d)      Mahasiswa yang mendapat nilai tugas pengganti ketidakhadiran pada saat SCL adalah maksimal 80% dari nilai total SCL.

e)      Nilai responsi Skill lab masuk penilaian blok dengan nilai lulus minimal ≥80%.

 

11.     Ujian Susulan, Tugas Pengganti SCL, Pengganti Skills Lab

Mahasiswa yang berhak diberi ujian susulan, tugas pengganti SCL, atau Pengganti Skill Lab (bimbingan instruktur atau responsi susulan) adalah mereka yang ketidakhadiran disebabkan oleh:

a)      Yang bersangkutan menderita sakit (surat keterangan sakit dari dokter yang relevan disertai resep dan kuitansi obat), melaporkan ke koordinator tahun PSSK yang bersangkutan, paling lama 3 hari kerja sejak pelaksanaan ujian.

b)      Ada anggota keluarga inti (ayah, ibu, dan saudara kandung) yang meninggal (surat keterangan dari orang tua/wali).

c)      Mendapat tugas resmi dari fakultas (surat tugas/keterangan dari fakultas).

 

12.     Sanksi

  1. Hadir di dalam ruangan kuliah/praktikum/SCL/Skill lab sebelum kegiatan dimulai, apabila terlambat > 10 menit, maka dianggap absen
  2. Hadir di ruang ujian sebelum ujian dimulai, apabila terlambat dan salah ruangan, maka tidak diperkenankan untuk mengikuti ujian, dianggap absen.
  3. Merokok (mengikuti peraturan Unika Atma Jaya) di lingkungan Kampus UAJ
  • 1 kali     :    teguran lisan dan dicatat nomor mahasiswa Peringatan tertulis
  • 2 kali     :    dikeluarkan dari kegiatan akademik untuk blok berjalan.
  • 3 kali     :    dikeluarkan dari seluruh kegiatan akademik pada semester berjalan
  • 4 kali     :    diskorsing dan dikenakan pidana seperti SK Gubernur no.75 tahun 2005.
  1. Berpakaian tidak sopan dan menggunakan sandal di lingkungan Kampus UAJ tidak diperkenankan masuk.
  2. Kehadiran skills lab < 75% dalam 1 semester tidak dapat mengikuti ujian OSCE.
  3. Melakukan dokumentasi kegiatan akademik (merekam, memfoto) dan menyebarkan dokumentasi tersebut tanpa izin pihak terkait akan diberi sanksi, mulai dari pemberian surat peringatan hingga keputusan drop out.
  4. Mahasiswa dilarang melakukan perkelahian fisik di lingkungan Kampus UAJ. Sanksi yang diberikan, yaitu surat keputusan skorsing selama satu semester
  5. 8.       Bagi mahasiswa yang memalsukan tanda tangan Pembimbing Akademik atau lainnya: dikenakan sanksi skorsing selama satu semester (berupa surat keputusan resmi)

 

13.     Perbuatan Tidak Jujur/Tidak Terpuji

Hal yang termasuk perbuatan tidak jujur/tidak terpuji antara lain: mencuri, mencontek, menjadi/menggunakan joki, kerja sama dalam ujian, mengganggu kelancaran ujian, mencuri soal ujian, dan lainnya.

Mahasiswa yang tertangkap basah atau terbukti melakukan perbuatan tersebut akan mendapatkan sanksi:

  1. 1 kali      :     dinyatakan tidak lulus dalam blok tersebut dan diberikan surat peringatan, dan harus mengulang blok pada semester berikutnya.
  2. 2 kali      :     dinyatakan tidak lulus dalam semua blok yang diambil dalam semester tersebut dan diberikan surat peringatan, dan harus mengulang pada semester berikutnya
  3. 3 kali      :     dikeluarkan

Bagi yang dicontek:

Bila mengetahui dan memberi kesempatan: dikenakan sanksi yang sama.

Bagi mahasiswa yang melakukan pelanggaran berat dapat dikeluarkan langsung tanpa melalui proses peringatan terlebih dahulu. Hal yang termasuk pelanggaran berat untuk kategori tersebut antara lain:

-        Pelanggaran susila

-        Pelanggaran disiplin berulang

-        Pelanggaran yang berimplikasi hukum

-        dan lain-lain

Vonis pelanggaran berat ditentukan dalam rapat yang dihadiri oleh Dekan, Wadek, Kepala/Sekretaris Prodi, Koordinator Tahun, Pembimbing Akademik mahasiswa yang bersangkutan yang mewakili kepentingan mahasiswanya.

 

14.     Plagiarisme & Manipulasi Data Penelitian

Plagiarisme dan manipulasi data penelitian dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah juga dianggap merupakan pelanggaran berat. Pelanggaran terhadap hal ini akan dikenakan sanksi skors selama satu semester dan karya tulis ilmiah tersebut dianggap tidak ada serta harus membuat ulang karya tulis ilmiah.

 

15.     Surat Menyurat

a)      Surat keterangan dari mahasiswa terkait masalah akademik, ditujukan ke PSSK.

b)      Surat yang masuk ke PSSK akan segera ditindaklanjuti oleh koordinator tahun yang bersangkutan, kepada Kepala Blok dengan tembusan ke koordinator Skills Lab/PBL

c)      Kepala Blok atau koordinator Skills lab/PBL akan menindaklanjuti berdasarkan keterangan dari koordinator tahunan yang bersangkutan.

 

16.     Proses Pelaksanaan Tugas Penggantian SCL

a)      Setelah mendapat surat keterangan dari koordinator tahunan bahwa mahasiswa bersangkutan berhak mendapat tugas pengganti SCL, maka Kepala Blok memanggil mahasiswa bersangkutan.

b)      Mahasiswa juga diharapkan aktif untuk menghubungi tim blok jika memerlukan tugas susulan terkait ketidakhadiran ini.

c)      Tugas yang diberikan sesuai dengan topik SCL pada saat mahasiswa tidak hadir.

d)      Menjadi kewenangan Ka.Blok untuk mendelegasikan tugas pengganti SCL kepada tutor, atau narasumber yang terkait.

e)      Tugas pengganti SCL umumnya berupa paper, yang akan dinilai oleh tutor atau narasumber yang ditunjuk oleh Ka.Blok, dan maksimal penilaian adalah 80% dari nilai total SCL

Contoh PBL pertemuan pertama total poin 35

Nilai maks mahasiswa adalah 28 = jika nilai tugas mendapat 75

maka konversinya adalah 75/100 x 28= 21

 

17.     Proses Pelaksanaan Pengganti Ketidakhadiran Skills Lab

a)      Setelah mendapat surat keterangan dari koordinator tahunan bahwa mahasiswa bersangkutan berhak mendapat penggantian skills lab, maka koord. Skills lab segera berkoodinasi dengan instruktur yang bersangkutan dan memanggil mahasiswa untuk melapor ke instrukturnya.

b)      Mahasiswa juga diharapkan aktif untuk menghubungi tim blok jika memerlukan responsi terkait ketidakhadiran ini.

c)      Jika mahasiswa tidak hadir pada pertemuan pertama, maka instruktur memberikan bimbingan sesuai skills lab yang terkait.

d)      Jika mahasiswa tidak hadir pada pertemuan kedua, maka instruktur dapat memberikan responsi susulan.

 

18.     Proses Ujian Tulisan/Praktikum Susulan

a)      Setelah mendapat surat keterangan dari koordinator tahunan bahwa mahasiswa bersangkutan berhak mendapat ujian susulan, maka kepala blok segera berkoordinasi dengan kepala departemen yang bersangkutan untuk menginformasikan ujian susulan Praktikum dan memanggil mahasiswa untuk segera melapor ke kepala departemen.

b)      Teknis pelaksanaan ujian susulan praktikum/teori menjadi kewenangan kepala departemen dan ka.blok yang bersangkutan.

 

19.     Informasi Biaya-Biaya

  1. Her OSCE                                                    :    Rp.500.000,-
  2. Her SOCA                                                    :    Rp.200.000,-
  3. Her OSCE-SOCA Comprehensive (OSCA) :    Rp.500.000,-

Besarnya biaya her ini tidak mengikat dan dapat berubah sewaktu-waktu

 

20.     Biaya Kuliah Sistem KBK

20.1.     Biaya Kuliah Mahasiswa

 

ACADEMIC YEAR

TUITION PACKAGE

PRINCIPAL TUITION

SEMESTER REGISTRATION + IKM

TOTAL

2020

Rp 30.000.000

Rp 11.775.000

Rp 725.000

Rp 42.500.000

 

20.2.         Biaya Mengulang Blok Mahasiswa KBK

Keterangan

Mahasiswa yang mengulang blok wajib membayar biaya/blok & ujian* + 100% uang kuliah pokok + 100% uang IKM + 100% Uang pendaftaran semester

*) berdasarkan SK Keuangan yang diterbitkan oleh Yayasan Unika Atma Jaya

 

20.3.         Biaya Ujian Ulangan Khusus (UUK) Mahasiswa KBK

Keterangan

Mahasiswa yang mengikuti Ujian Ulangan Khusus wajib membayar:

a)    1 blok = uang ujian* + 25% uang kuliah pokok + 100% uang IKM + 100% Uang pendaftaran semester

b)   2 blok = uang ujian* + 50% uang kuliah pokok + 100% uang IKM + 100% Uang pendaftaran semester

*) berdasarkan SK Keuangan yang diterbitkan oleh Yayasan Unika Atma Jaya

 

20.4.        Biaya Belum Menyelesaikan KTI Mahasiswa KBK

Keterangan

Mahasiswa yang belum menyelesaikan KTI wajib membayar 100% uang kuliah pokok + uang IKM + Uang pendaftaran semester*

*) Biaya ini berlaku bila masa perkuliahan telah melewati 7 semester. Bila masih dalam 7 semester membayar biaya kuliah paket.

 

 21.     Pengertian

a)      Ulang blok berarti harus mengikuti semua kegiatan blok secara utuh dari awal sampai akhir blok, berupa perkuliahan, SCL, skills lab, ujian, dll.

b)      Ujian Her adalah her yang diadakan di akhir semester dan nilai maksimal adalah B.

 

22.     Pakaian

a)      Baju yang boleh dipakai ke kampus adalah kemeja sopan tidak transparan, tidak ketat, dan rapi, sedangkan yang tidak boleh dipakai ke kampus adalah baju tanpa lengan.

b)      Celana yang boleh dipakai untuk ke kampus adalah celana bahan kain yang panjang menutupi mata kaki.

c)      Bagi perempuan, rok yang boleh dipakai waktu ke kampus adalah rok sopan dengan panjang minimal selutut.

d)      Sepatu yang boleh dan pantas dipakai ke kampus adalah sepatu tertutup, seperti sepatu kets, flat shoes, atau pantofel.

e)      Pada saat praktikum/skills lab diwajibkan memakai Jas Lab dengan lambang Unika Atma Jaya.

f)       Cara berpenampilan (baju, celana dan/atau rok, sepatu, riasan, rambut, dll) harus sesuai dengan jenis kelamin yang tercantum di identitas (KTP/SIM/Paspor).

g)      Disarankan untuk memakai tanda pengenal mahasiswa Unika Atma Jaya (KIM Flazz)

h)      Disarankan untuk menggunakan batik setiap hari Jumat.

 

23.     Pembimbing Akademik

Pembimbing Akademik (PA) adalah dosen yang ditetapkan untuk membimbing mahasiswa serta memberikan informasi dan nasehat yang bersifat akademik maupun non-akademik. Mahasiswa diwajibkan untuk bertemu dengan pembimbing akademik minimal 3 (tiga) kali dalam 1 (satu) semester.

Tugas Pembimbing Akademik:

Mengarahkan mahasiswa dalam menyusun rencana studinya sehingga mahasiswa dapat menyelesaikan studinya dalam waktu yang optimal sesuai dengan kemampuannya dan mencegah mahasiswa putus studi (Drop Out), dengan cara:

  1. Memberikan peringatan kepada mahasiswa apabila prestasi akademiknya rendah.
  2. Mengikuti perkembangan studi mahasiswa yang dibimbingnya dengan cara memberikan konseling dalam membantu mahasiswa memecahkan masalah-masalah pribadi yang mempengaruhi studi.
  3. Memberitahukan kepada mahasiswa bahwa ia mungkin tidak dapat menyelesaikan studi dalam batas masa studi (terancam DO), apabila prestasi akademiknya senantiasa rendah.
  4. Mengirim surat kepada Wakil Dekan agar mahasiswanya diberikan surat teguran, apabila prestasi akademiknya rendah sehingga terancam DO.
  5. Mengingatkan mahasiswa untuk mengembangkan soft skills dalam rangka memenuhi jumlah SKP minimal yang ditetapkan sebagai syarat kelulusan S. Ked.

 

24.     Hak dan Kewajiban Mahasiswa yang Dibimbing terhadap Pembimbing Akademiknya

Mahasiswa yang dibimbing oleh Pembimbing Akademik memiliki hak:

  1. Memperoleh informasi tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan studi di FKIK Unika Atma Jaya.
  2. Memperoleh pengarahan dalam menyusun rencana studi setiap semester
  3. Memperoleh bimbingan dan konseling baik masalah akademik maupun nonakademik seperti:

a)      Kelancaran mengikuti perkuliahan

b)      Teknik belajar yang baik

c)      Teknik memperoleh sumber-sumber belajar

d)      Pengaturan dan penjadwalan waktu yang baik

e)      Teknik meningkatkan motivasi berprestasi

f)       Teknik mengatasi masalah-masalah yang dapat mempengaruhi keberhasilan studi

4. Menemui dan berkonsultasi pada Pembimbing Akademik.

 

Mahasiswa yang dibimbing oleh Pembimbing Akademik memiliki kewajiban:

  1. Menemui dan berkonsultasi dengan Pembimbing Akademik
  2. Menjalin hubungan yang baik, terbuka, dan saling mempercayai dengan Pembimbing Akademiknya.
  3. Mendengarkan/memperhatikan nasehat dan pengarahan Pembimbing Akademik.
  4. Bertanggung jawab terhadap semua keputusan yang telah diambil setelah mendapat nasehat/pengarahan Pembimbing Akademik.

 

Kalender
S S R K J S M
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31
bottom