Atma Jaya

Awards
Tagline


ENG | IND
 

Home » Fakultas » Info Fakultas

Peraturan Akademik

INFORMASI AKADEMIK FAKULTAS HUKUM

 

Buku Saku yang berisi tentang Peraturan Akademik dapat dilihat disini

 

Di bawah ini disampaikan beberapa informasi mengenai pelaksanaan proses belajar mengajar di Fakultas Hukum Unika Atma Jaya Jakarta. Informasi ini diberikan untuk memudahkan pemahaman mengenai teknis implementasi ketentuan akademik yang berlaku. Apabila oleh karena satu dan lain hal terdapat perbedaan antara informasi berikut ini dari ketentuan yang berlaku di lingkungan Universitas dan Fakultas, maka ketentuan tersebut yang berlaku.

 

1. Perencanaan Studi (My Planner)

 

Mahasiswa dapat menggunakan fasilitas My Planner di My Atma untuk merencanakan studi di Unika Atma Jaya. Fasilitas My Planner, dapat digunakan untuk merencanakan kuliah sesuai distribusi mata kuliah yang tercantum pada kurikulum yang berlaku, akan tetapi pada waktu melakukan pendaftaran mata kuliah per semester (enrollment) mahasiswa tetap harus memperhatikan mata kuliah yang ditawarkan pada semester yang bersangkutan.

 

2. Pendaftaran Mata Kuliah Per Semester (Enrollment)

 

  • Apabila pada My Atma didapat Negative Service Indikator, maka mahasiswa harus menyelesaikan kewajibannya terlebih dahulu, baru kemudian yang bersangkutan dapat mendaftar mata kuliah.
  • Mahasiswa yang tidak aktif pada semester sebelumnya wajib mengurus pengaktifan dirinya kembali.
  • Dalam mengambil beberapa jumlah SKS, mahasiswa wajib memperhatikan ketentuan Fakultas. Untuk mahasiswa semester I dan semester II, maksimal mata kuliah yang dapat diambil adalah 20 (dua puluh) SKS.
  • Mahasiswa dengan IPS  2.00, wajib menghadap kepada dosen PA dan hanya bisa mendaftar setelah disetujui Dosen PA dan diproses atau diakses (direalease) melalui My Atma.
  • Mahasiswa yang tinggal menunggu Skripsi/Penulisan Hukum harus mendaftarkan mata kuliah skripsi pada waktu pendaftaran (enrollment).

 

3. Proses Pendaftaran Semester (KRS/Enrollment) meliputi tahap-tahap yaitu :

 

    1. Konsultasi dengan masing-masing Dosen PA.
    2. Mempersiapkan Mata Kuliah yang hendak diambil.
    3. Mendaftar secara mandiri (self service enrollment) bagi mahasiswa yang mempunya IPK ³ 2.00 sedangkan yang mempunyai IPK ≤ 2.00 harus menghadap Dosen PA.
    4. Pembayaran di Bank.
    5. Proses pendaftaran semester selesai apabila status Success Enroled.

 

4. Keterlambatan Pendaftaran Semester

 

Mahasiswa yang terlambat melakukan Pendaftaran Semester wajib mengurus cuti kuliah sesuai dengan masa pengurusan cuti kuliah yang ditentukan. Apabila yang bersangkutan terlambat mengurus cuti dan atau tidak mengurus cuti status dianggap Bolos Kuliah (membolos kuliah dianggap aktif studi).

 

5. Cuti Kuliah (Leave of Absence)

 

  1. Cuti Kuliah tidak bersifat otomatis, artinya mahasiswa wajib melakukan pengurusan cuti kuliah.
  2. Proses pengurusan cuti kuliah paling lambat 14 (empat belas) hari kerja sebelum hari pertama pelaksanaan UTS.
  3. Mahasiswa mengajuakan cuti secara online di My Atma dan harus mendapat persetujuan (approve) oleh Dosen PA (dengan cara direalase oleh Dosen PA).
  4. Proses pendaftaran cuti kuliah dianggap selesai saat status mahasiswa berubah menjadi cuti (Leave of Absence/LOA di My Atma).
  5. Keterlambatan mengurus cuti atau tidak mengurus cuti status mahasiswa berubah menjadi Bolos Kuliah.

 

6. Mundur (Withdrawl)

 

  1. Mundur (M) dapat dibedakan :
  • Mundur Mata Kuliah

     Artinya mahasiswa mengajukan mundur (M) untuk satu atas beberapa mata kuliah yang telah diambilnya.

  • Mundur Kuliah

     Artinya mahasiswa mengajukan mundur (M) dari semua mata kuliah yang telah diambilnya.

 

 b. ketentuan Mundur

  • Mahasiswa mengambil Formulir Permohonan Mundur di bagian Pendaftaran.
  • Mengisi Formulir Mundur dan meminta tanda tangan dari Dosen PA.
  • Mahasiswa menyerahkan formulir Permohonan mundur ke Bagian Pendaftaran.
  • Masa untuk mengajukan Mundur (M) sejak hari pertama perkuliahan sampai dengan 2 (dua) minggu sebelum dimulainya Ujian Tengah Semester.
  • Mahasiswa yang mengajukan Mundur Kuliah (mundur semua Mata Kuliah) wajib mengajukan cuti.
  • Mahasiswa baru tidak dapat mengajukan Mundur Kuliah kecuali ada sebab lain yang khusus (yang ditetapkan oleh pimpinan).
  • Mahasiswa yang mundur mata kuliah tidak mendapat pengembalian uang kuliah.
  • Mahasiswa yang mundur kuliah mendapat pengembalian biaya SKS.

 

 

7. Bolos Kuliah (Dismissal)

 

  1. Mahasiswa dinyatakan Bolos Kuliah (dismissal) apabila tidak melakukan pendaftaran semester.
  2. Semester pada saat Bolos Kuliah diperhitungkan sebagai masa studi.
  3. Mahasiswa yang bolos kuliah berturut-turut selama 2 (dua) semester dinyatakan mengundurkan diri dari Unika Atma Jaya.
  4. Sanksi Bolos Kuliah adalah membayar uang BPS+IKM+BKP per semester di saat mahasiswa tersebut bolos.
  5. Prosedur mahasiswa aktif kembali adalah mahasiswa harus mengajukan surat permohonan aktif kembali kepada pimpinan Fakultas. Formulir yang disetujui Pimpinan Fakultas, selanjutnya diserahkan ke Bagian Pendataran untuk diproses.
  6. Apabila mahasiswa ditolak permohonan untuk aktif kembali dikarenakan membolos kuliah, maka mahasiswa harus mengundurkan diri.

 

8. Kehadiran Kuliah

 

Kehadiran kuliah bagi mahasiswa minimal 75 % dihitung dari awal kuliah. Apabila kehadiran kuliah kurang dari 75 %, mahasiswa tidak berhak mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS) dan akan diberi tanda ‘R (barring)’ yang artinya mahasisa tersebut terkena cekal. Sistem secara otomatis mengkategorikan mahasiswa tersebut tidak lulus pada mata kuliah itu.

 

9. Ujian Susulan

 

Mahasiswa yang karena suatu hal berhalangan hadir dalam UAS dapat mengajukan permohonan mengikuti Ujian Susulan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah pelaksanaan Ujian Akhir Semester dari Mata Kuliah yang bersangkutan.

Pengajuan surat permohonan mengikuti ujian Susulan disertai bukti pendukung yang relevan dan valid. Tidak semua permohonan mengikuti ujian susulan dapat dikabulkan oleh pimpinan. Apabila permohonan disetujui, yang bersangkutan wajib menemui Dosen untuk mengikuti Ujian Susulan.

 

10. Batas Waktu Studi

Sesuai dengan peraturan pemerintah, batas waktu studi mahasiswa Program Studi Strata 1 ditetapkan maksimal 14 semester. Mahasiswa akan terkena Putus Studi apabila sampai batas akhir seluruh semester maksimumnya belum menyelesaikan seluruh perkuliahannya dan tidak ada perpanjangan masa studi dengan alasan apapun.

 

11. Evaluasi Keberhasilan Studi dan Putus Studi

 

Untuk menghindari kegagalan setelah bertahun-tahun belajar dengan biaya yang cukup besar, maka ditetapkan suatu mekanisme dimana mahasiswa diberikan peringatan mengenai hasil studinya agar tidak dinyatakan Putus Studi. Walaupun dapat terjadi mahasiswa dinyatakan Putus Studi tanpa pernah mendapatkan peringatan sebelumnya.

Evaluasi keberhasilan studi dilakukan sbb :

  1. Evaluasi Pertama : Teguran Lisan (pada akhir semester 1)
  2. Evaluasi Kedua : Teguran Tertulis (pada akhir semester 2)
  3. Evaluasi Ketiga : Teguran Tertulis (pada akhir semester 3)
  4. Evaluasi Keempat : Keputusan Putus Studi secara tertulis dari pimpinan Universitas berdasarkan usulan Dekan Fakultas
  5. Evaluasi Kelima : Keputusan Putus Studi dari Pimpinan Universitas berdasarkan usulan Fakultas
  6. Evaluasi Keenam : Keputusan Putus Studi dari Pimpinan Universitas berdasarkan usulan Fakultas
  7. Evaluasi Ketujuh : Keputusan Putus Studi dari Pimpinan Universitas berdasarkan usulan Fakultas

 

Kriteria jumlah minimal SKS dan hasil studi mahasiswa terkena keputusan Putus Studi (dipersilahkan membaca dan memahami serta mentaati Buku Saku Mahasiswa Peraturan Administrasi Akademik dan Administrasi Keuangan yang berlaku.

 

Agar mahasiswa dapat melanjutkan Studi diluar Unika Atma Jaya dikarenakan mahasiswa terkena Keputusan Putus Studi, dianjurkan yang bersangkutan mengundurkan diri sebagai mahasiswa sebelum menerima Surat Keputusan Putus Studi dari pimpinan Universitas Atma Jaya. Hal ini perlu diperhatikan mengingat mahasiswa yang terkena Putus Studi tidak akan dapat mendaftarkan diri dalam mengambil mata kuliah.

 

12. Kelulusan

 

Mahasiswa dapat mengikuti ujian akhir/skripsi untuk meraih kelulusannya jika telah memenuhi semua persyaratan akademik dan administratif, yakni :

 

  1. Lulus semua matakuliah yang disyaratkan dalam Kurikulum masing-masing Prodi (kecuali skripsi/tugas akhir).
  2. Mencapai nilai TOEFL yang dipersyaratkan.
  3. Memenuhi kewajiba Sistem Kredit Partisipatif (SKP).
  4. Melunasi seluruh kewajiban keuangan.
  5. Mengembalikan semua buku yang dipinjam
  6. Tidak melakukan tindakan pelanggaran akademik

 

 

EC,71117

 

 

 
Kalender
S S R K J S M
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31
bottom