EN | ID
 
NINA MORAN MEWAKILI ALUMNI DALAM WISUDA UNIKA ATMA JAYA 1 OKTOBER 2016

Nina Juliana Moran, alumni program studi Administrasi Bisnis Unika Atma Jaya mewakili alumni dalam acara wisuda Unika Atma Jaya di JCC Senayan pada tanggal 1 Oktober 2016. Nina yang lulus dari prodi Administrasi Bisnis ini, merupakan pemilik dan pendiri majalah Go girl, yang merupakan majalah remaja putrid ternama di Indonesia sekarang ini. Telah banyak prestasi Nina sebagai salah satu wirausahawan muda yang sukses. Berbagai penghargaan pernah diraih diantaranya: Ernst & Young Entrepreneurial Winning Woman 2013. Gold Winner The Best Teenager Magazine, Best overallcompany under 100 employees dan lain sebagainya.

 

 

 

Dalam pidato yang sangat menarik, Nina memaparkan arti sebuah kesuksesan. Kesuksesan tidak datang dari langit, namun harus diraih dengan kerja keras dan sikap pantang menyerah. Secara lengkap pidato wisuda Nina adalah sebagai berikut:

 

Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan dan kehormatan yang diberikan kepada saya hari ini untuk mewakili alumni Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya.

 

Sesuai dengan tema wisuda kali ini yaitu “Transformasi: Kunci Meraih Keunggulan”, saya diminta untuk membagikan kunci meraih keunggulan bagi anda semua, adik-adik wisudawan dan wisudawati,  tetapi sebelum kita menuju kesana, barangkali saya ingin bertanya dulu, apa arti keunggulan bagi diri anda? Apakah tolok ukur dari sebuah keunggulan?

 

Generasi anda generasi yang dikenal dengan sebutan generasi milenial. Generasi yang banyak dikeluh-kesahkan oleh banyak CEO, Founder, maupun manajer level senior di perusahaan manapun di seluruh dunia saat ini. Mengapa demikian? Pertama-tama, perlu diluruskan, bahwa puncak kepemimpinan di banyak perusahaan saat ini tidak lagi dipimpin oleh orang-orang yang telah berusia 60 tahun ke atas, sudah mulai banyak Wanita dan Pria berusia 30-an yang menduduki puncak kepemimpinan, sehingga sesungguhnya, usia anda tidak terlampau jauh terpaut dengan mereka. Lalu apa keluhan dari para pemimpin muda tersebut terhadap generasi anda? Jawabannya adalah : Kebanyakan milenial selalu ingin mendapatkan pekerjaan yang tidak terlalu susah, kedudukan yang tinggi, gaji yang besar, tapi sayangnya mereka  tidak mau memulai dari bawah. Kalaupun mau, belum apa-apa sudah minta naik jabatan atau naik gaji, padahal mereka saat ini belum bisa membuktikan diri atau memberikan kontribusi yang berarti bagi tempat kerja anda. Bahkan banyak milenial berlomba untuk menerima pekerjaan hanya demi keren-kerenan saja. Mereka mudah bosan dan pindah kerja setiap 6 bulan atau 1 tahun. Apakah ini salah? Jika anda ingin mengejar jabatan, tidak salah. Tapi jika anda ingin hidup anda bermakna, jelas ini bukan cara yang tepat.

 

Rekan-rekan wisudawan dan wisudawati, hidup kita perlu berarti, lebih dari sekedar uang, jabatan dan penghargaan. Semua itu tidak artinya kalau kita tidak berani menantang diri kita untuk melewati fase-fase hidup yang jauh dari ideal. Kita ditempa saat kita bekerja keras, melakukan kesalahan-kesalahan, dimaki-maki atau dijatuhkan orang. Hidup kita adalah milik kita sendiri dan bukan untuk dijadikan perlombaan dengan rekan-rekan kita, atau untuk keren-kerenan di timeline instagram, facebook dan sejenisnya. Masing-masing dari kita punya peranan dan ada maksud mulia yang Tuhan inginkan tercapai melalui diri kita, melalui karya-karya kita. Uang, jabatan, gaya hidup yang mewah, bisa diambil kapan saja dari kita, tapi pengalaman, keahlian, kedewasaan, kebijaksanaan tidak akan pernah bisa diambil dari diri kita. Rekan-rekan pikirkanlah apa tolok ukur dari kesuksesan anda? Apakah anda ingin membuat orang tua anda bahagia? Silahkan, tetapi saya katakan kepada anda, orang tua anda sudah bangga pada diri anda sejak anda bisa merangkak, saat anda pertama kali berdiri, saat anda pertama kali bisa memanggil mereka mama dan papa dan tentunya pada saat yang membahagiakan seperti ini, saat anda diwisuda menjadi sarjana. Rekan-rekan, jika saya boleh memberi saran, saya ingin menawarkan definisi kesuksesan yang bisa anda capai. Sukses adalah ketika kita berhasil meniti karir atau usaha kita dari bawah dengan penuh kerja keras dan kesabaran, atau ketika kita bisa melewati masa-masa sulit dengan hati yang bersyukur. Sukses adalah saat kita tahan terhadap cemoohan orang terhadap mimpi-mimpi kita. Sukses adalah saat kita berkali-kali bangun walau sering jatuh dan tertimpa tangga. Sukses adalah saat kita sanggup beramal dan mengangkat kehidupan banyak orang. Buat saya sendiri, kesuksesan saya rasakan bukan saat saya berhasil memimpin perusahaan yang telah menerima begitu banyak award, atau saat saya dijadikan cover majalah SWA dengan titel Young And Cool Entrepreneur, atau saat menerima penghargaan yang amat bergengsi seperti Ernst & Young Entrepreneurial Winning Woman. Kesuksesan saya rasakan saat saya menerima email berbunyi seperti ini:

 

Dear Kak Nina,

Saya belum pernah menulis email untuk majalah tetapi saya ingin menulis ini untuk kakak dan semua kru majalah Gogirl. Saya selama ini tertekan, karena orang tua, saudara, bahkan teman-teman saya selalu membanding-bandingkan saya dengan adik saya. Setiap hari rasanya seperti hidup didalam neraka, dan saya sering merasa, buat apa saya lahir? Saya berpikir lebih baik saya bunuh diri saja. Toh, nggak ada yang peduli jika saya mati atau enggak. Tapi kebetulan, seminggu yang lalu saya membeli majalah Gogirl dengan tema sisterhood, dan di dalamnya ada artikel-artikel yang membuka mata saya. Setelah seminggu mencoba mempraktekkan, sekarang saya tahu gimana cara menghadapi orang-orang yang selalu membandingkan saya dengan adik saya. Saya juga jadi sadar, bahwa sebenarnya saya punya kelebihan-kelebihan lain yang adik saya nggak punya. Saya sekarang merasa lebih optimis. Thank you Gogirl, for saving my life.”

 

Rekan-rekan wisudawan dan wisudawati, bagi saya inilah kesuksesan. Saat karya kita berarti bagi orang lain. Saya tidak ingat berapa award yang sudah kami terima, tapi saya tidak pernah bisa melupakan email ini dan email-email yang serupa. Inilah yang membuat saya begitu bersyukur dan merasa terhormat karena Tuhan berkenan memakai saya, adik-adik saya, dan Aprilis Companies nama perusahaan kami, untuk mengubah hidup orang lain.

 

Jadi jika anda ingin mencapai kesuksesan, atau menjadi lebih unggul, bersiaplah untuk melakukan transformasi dalam diri anda. Mulailah dari diri anda untuk berani turun tangan sendiri, bekerja keras, dan pantang menyerah dalam menyelesaikan suatu tugas. Tekuni bidang yang anda suka. Percayalah pada proses, dan biarkan diri anda ditempa kesulitan dan kekecewaan. Jangan cepat bosan dan cobalah memberikan lebih dari yang diminta. Banyaklah berdoa dan minta kepada Tuhan supaya anda dimampukan untuk menerima tanggung jawab yang besar. Buang jauh-jauh gengsi dan kesombongan. Hargai setiap pengalaman, karena ia yang akan mendewasakan anda. Terakhir, bersabarlah, biar bagaimanapun, sukses juga butuh waktu. Jika anda melakukan ini semua, dan melakukannya dengan hati selalu bersyukur, saya jamin, kesuksesan akan jadi milik anda. Dan anda akan menjadi manusia yang unggul.

 

Selamat berjuang, selamat mengubah dunia!

 
S S R K J S M
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31
bottom
Copyright © 2016 Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya - All right reserved