EN | ID
 
Misa Requiem dr. Tjahjadi

Jakarta, 19 Desember 2016 – Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya, telah kehilangan salah satu putra terbaiknya, dokter Tjiook Tiauw Hie (dokter Alwi Hirawan Tjahjadi) yang meninggal dunia pada 3 Desember 2016 di USA, dikarenakan serangan jantung. Beliau merupakan salah satu pendiri Yayasan Atma Jaya (1960) dan Fakultas Kedokteran Unika Atma Jaya (FK UAJ) pada 1967. Beliau mendirikan FK UAJ bersama dua rekan lainnya, almarhum dokter Soegondho Ruwidodarmo dan almarhum dokter K. S. Gani, yang turut merawat FK UAJ pada tahun-tahun awal.

 

Untuk mengenang almarhum, Unika Atma Jaya mengadakan Misa Requiem yang diadakan pada Jumat (16/12) jam 12.00 WIB di Kapel St. Albertus Magnus Unika Atma Jaya, Gd Kw Lt.13, Jl Jenderal Sudirman 51, Jakarta. Misa dipimpin oleh Mgr. Ignatius Suharyo.

 

 Suasana Misa Requiem dr. Tjahjadi

 

“Semangat dokter Tjahjadi harus tetap dipelihara, cita-cita awal beliau agar FK UAJ mampu menghasilkan lulusan dokter yang memiliki pengetahuan luas mengenai ilmu kedokteran dan canggih dalam mempraktikkannya, serta dokter juga dapat menghormati hidup manusia sejak konsepsi sampai kematian tidak boleh berubah. Sebagai penerus Unika Atma Jaya, kita wajib menghidupi semangat beliau,” jelas A Prasetyantoko, Rektor Unika Atma Jaya.

 

Misa yang dihadiri puluhan orang ini berlangsung khidmat. Banyak orang yang ingin mendoakan beliau. Michael, salah satu perwakilan keluarga Tjahjadi mengatakan kepergian dr. Tjahjadi yang memiliki kepribadian yang hangat dan suka menolong menjadi pukulan yang keras bagi orang-orang di sekitarnya.

 

Ia juga menambahkan Unika Atma Jaya sebagai second family dr. Tjahjadi akan tetap dalam hati serta pikiran dan tidak terlupakan.

S S R K J S M
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31
bottom
Copyright © 2016 Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya - All right reserved