EN | ID
 
Memaksimalkan Peran Teknologi Informasi dalam Pembelajaran

Jakarta, 29 November 2017 – Teknologi kini tak terpisahkan dari berbagai aspek kehidupan kita. Seiring perkembangan teknologi, berbagai aspek dalam kehidupan pun ikut berubah, termasuk pendidikan. Program-program pada pendidikan formal kini mulai melirik teknologi untuk mewujudkan pembelajaran yang lebih efektif, namun teknologi masih belum dilibatkan sepenuhnya karena masih ada keraguan akan penggunaannya yang justru keluar dari tujuan pembelajaran. Untuk itu, penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran memerlukan pertimbangan dan strategi tertentu supaya dapat mendukung pembelajaran secara optimal, terutama pertimbangan dan strategi terkait wawasan dan perilaku penggunanya, yakni siswa dan tenaga pengajar.

 

Fakultas Psikologi Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya bekerja sama dengan Asosiasi Psikologi Pendidikan Indonesia menyelenggarakan sebuah temu ilmiah nasional yang mengangkat tema Teknologi Informasi di Ruang-Ruang Kelas Kita. Temu ilmiah nasional yang diselenggarakan di Gedung Yustinus lantai 14 pada Sabtu (18/11) ini, menghadirkan dua pembicara utama, yakni F.A. Triatmoko S.Psi, M.Psi., pengelola E-Learning Universitas Indonesia, dan Adi Respati S.Psi., M.Si., Ketua Divisi Pendidikan, Penelitian dan Teknologi Websis for Edu. Pada acara tersebut, kedua pembicara memaparkan peluang dan tantangan dalam pemanfaatan teknologi informasi pada pembelajaran, khususnya pembelajaran pada pendidikan formal. Menurut kedua pembicara, sekolah atau universitas tidak hanya harus siap dalam menyediakan sarana dan prasarana teknis untuk menerapkan teknologi pada proses pembelajaran, tetapi juga kapasitas wawasan dan perilaku yang memadai dalam menggunakan teknologi pada pembelajaran.

 

Materi pertama dipaparkan ole F. A Triatmoko S.Psi., M.Psi., yakni tentang peran teknologi pada penerapan metode Self-Regulated Learning (SRL) dalam pembelajaran di sekolah. Beliau memaparkan bahwa metode pembelajaran SRL dengan memanfaatkan teknologi dapat mendorong kemandirian siswa dalam menyusun strategi pembelajarannya. Agar hal tersebut dapat terwujud, kompetensi tenaga pengajar dibutuhkan dalam menyusun program-program pembelajaran yang menciptakan kondisi yang kondusif untuk mendukung perilaku siswa dalam belajar secara mandiri. Paparan materi kemudian dilanjutkan oleh Adi Respati S.Psi., M.Si., yakni tentang pengelolaan perilaku pada penerapan teknologi dalam pembelajaran melalui perspektif psikologi, beserta berbagai model teori psikologi dan tantangan yang dihadapi dalam menerapkan teknologi di sekolah. Dalam paparan materi tersebut, beliau mengungkapkan keprihatinan akan penerapan teknologi dalam bidang pendidikan yang masih sangat rendah dibandingkan bidang lain ditengah penggunaan teknologi informasi yang sangat tinggi saat ini.

 

 

Adi Respati (Mas Adi) saat tengah memaparkan materi

 

“Semua teknologi yang ada awalnya tercipta di laboratorium oleh para peneliti, muncul di pasar karena komersialisasi oleh perusahaan dan sebagian besar diadopsi untuk kepentingan hiburan. Hal ini mengerikan menurut saya karena teknologi yang merupakan “produk” pendidikan, tetapi tidak meningkatkan pendidikan itu sendiri,” ungkap pria yang biasa disapa Mas Adi itu.

 

Paparan materi ditutup dengan sesi tanya jawab antara pembicara dengan para partisipan. Para partisipan terlihat antusias dalam menanyakan berbagai hal, terutama mengenai cara mengatasi berbagai tantangan dalam penerapan teknologi pada pembelajaran. Setelah sesi tanya jawab selesai, acara menemui jeda makan siang bersama dan dilanjutkan dengan paparan hasil penelitian para praktisi pendidikan dari berbagai institusi tentang peran teknologi dalam pembelajaran yang berlangsung hingga akhir acara.

 

 

Pembicara, panitia dan perwakilan Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya

 

Dengan penyelenggaraan acara ini, diharapkan teknologi informasi dapat dimanfaatkan secara optimal dalam pendidikan melalui pengelolaan wawasan serta tingkah laku pelaku pendidikan, sehingga dapat menciptakan kualitas manusia Indonesia yang memiliki kompetensi tangguh dalam menghadapi persaingan global. (PD)

S S R K J S M
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31
bottom
Copyright © 2016 Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya - All right reserved